(Selow.co): Anak muda yang telah berusia 17 tahun dan memiliki hak suara untuk mengikuti pemilu, harusnya mau manfaatkan haknya itu. Tapi sayangnya tidak sedikit dari kalangan ini yang masih suka ogah kalau bersinggungan dengan politik. Seakan mereka alergi pada politik. Kok bisa?

Seenggaknya akan ada banyak jawaban yang bisa dilontarkan oleh kalangan muda yang pegang prinsip ogah pada politik itu. Tapi kalau dua contoh jawaban yang sering kita dengar biasanya karena ‘politik dianggap kotor jadi males ngurusin yang kotor-kotor’ atau merasa belum waktunya mikirin politik, jadi nanti aja deh!

Jawaban apa pun yang disodorkan jelas sah-sah saja, malah mereka menganggap itu bagian dari hak politik mereka untuk enggak berpolitik. Tapi kalau kita tahu ada yang kotor di politik, seharusnya juga bisa membedakan mana yang bersih.

Lantas kenapa enggak dimulai dengan mendukung dan memilih orang-orang yang dianggap lumayan bersih atau malah bersih sekalian untuk masuk ke kancah politik. Tujuannya tiada lain supaya orang-orang itu yang nantinya bisa membersihkan politik yang dianggap kotor. atau setidaknya orang yang kita pilih itu enggak ikutan main politik kotor.

Kenapa juga momen pemilu enggak dijadikan awal bagi gerakan anak muda untuk memilih calon-calon anggota dewan yang misalnya dianggap dan terlihat punya kepedulian dan kesungguhan mikirin publik. Kalau semua anak muda kompakan bertindak seperti itu bukan tidak mungkin akan ada perubahan di dunia perpolitikan kita.

Sebaliknya, kalau anak-anak muda yang punya kekuatan dan pemikiran bersih tidak memilih orang bersih, jangan-jangan yang memanfaatkan kesempatan ini malah orang-orang kotor. Kalau orang-orang semacam itu yang terpilih ya jangan heran kalau politik kita terus-terusan kotor mirip air comberan.

Begitu juga dengan pemikiran anak muda yang menganggap urusan politik nanti-nanti aja deh. Itu sama saja membiarkan dunia politik tetap diisi sama orang-orang tak bertanggung jawab. Rugi banget kalau orang-orang tipikal macam itu yang terpilih jadi anggota dewan. Sudah enggak mikirin kita, kerjaannya cuma ongkang-ongkang kaki tapi digaji lewat pajak yang kita bayar.

Kayaknya sudah waktunya bagi anak muda untuk memulai, setidaknya belajar memanfaatkan hak suaranya dalam pemilu. Kesempatannya sudah ada. Sebentar lagi ada pemilu serentak.

Nah, yuk sama-sama kita mulai membersihkan orang-orang kotor supaya tidak menguasai dunia perpolitikan kita. Dengan selow kita pilih wakil-wakil kita yang memang sudah terlihat kepeduliannya terhadap warga dan anak muda.

Jangan kasih angin orang yang main politik kotor atau cuma mau enaknya sendiri, yang enggak peduli sama lingkungan tapi cuma berpikir nyiapin duit buat dipakai money politik untuk menyogok hak suara politik kita. Untuk orang-orang kayak begitu, sana ke laut aja lu…!!! (Red)

Komentar

Scroll Up