(Selow.co): Kita kembali dihenyakan oleh pemberitaan tertangkapnya artis terlibat kasus prostitusi online. Sesungguhnya sinar keartisannya yang sudah redup lalu belakangan baru jual diri, atau sebaliknya memang sejak awal berkecimpung di dunia esek-esek yang justru memuluskannya ke dunia keartisan? Duhhh….!

Beberapa saat setelah penyidik Cyber Crime Polda Jatim menggeruduk artis VA yang sedang bergumul dengan ‘kliennya’ pada sebuah kamar hotel ternama di Surabaya, banyak media online yang secara gamblang menyebutkan nama jelas si artis sebagai Vanessa Angel.

Padahal asas praduga tak bersalah mesti tetap dikedepankan, toh. Makanya kita nggak perlu ikut-ikutan menyebut nama jelas, cukup inisialnya aja, deh.

Menurut Wadir Reskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara, si Vanessa Angel eh VA ini diamankan bersama rekan artis (model majalah pria dewasa) lainnya di kamar berbeda. Keduanya disebut sama-sama sedang sibuk bekerja menunaikan tugas.

Bersama keduanya juga turut dibekuk seorang mucikari dan manajemen artis. Yang tidak kalah menariknya, penggerebekan berlangsung sekitar pukul 12. 30 WIB alias tengah hari, cuyyy! Tapi karena di kamar hotel berbintang, meski di siang bolong ya tetap terasa adem, pastinya.

Walau seadem-ademnya AC kamar hotel, yakin deh, si VA langsung mendadak gerah saat tahu sedang berhadapan dengan petugas. Suasana hatinya tentu berbalik 180 derajat. Sedangkan sebelum digeruduk, doi terlihat sangat happy. Mungkin terbayang bakal segera meraup duit Rp80 juta sebagai ongkos jasanya melayani si hidung belang-belonteng. Ups!

Soal keceriaan VA itu terlihat lewat foto selfie-nya di depan gedung hotel yang kemudian diunggah ke Instagram Story miliknya sesaat sebelum kepergok petugas. Tak cukup hanya dengan foto, VA juga turut memposting video yang memperlihatkan dirinya tengah berucap, “Sudah sampai. See you here.” hmmm…

Sebelumnya VA juga sudah memposting video singkat lainnya.
Awalnya dia yang berkacamata tampak sedang duduk di kursi pesawat mengenakan baju berwarna ungu. Selanjutnya disusul video lainnya di pintu gerbang selamat datang dengan menambahkan tulisan:

Menjemput rezeki di awal tahun 2019. Hello Surabaya, Indonesia. See you @townsquaresurabaya.”

Entah, apa yang dimaksudnya dengan ‘rezeki’ di situ. Atau mungkin maksudnya “Menjemput (Pak) Rizki?”  Ah, biarlah cuma VA yang tau!

Lantas benarkah kita terhenyak mendapati fakta bahwa VA si artis cantik nan imut yang sejak 2008 setidaknya sudah membintangi 5 sinetron serta 23 judul FTV itu, nyatanya masih juga berurusan dengan bisnis esek-esek?

Boleh jadi memang kita terhenyak tak menduga. Sebaliknya bagi yang merasa tidak terhenyak, ini pertanda lebih buruk lagi. Sebab secara tidak langsung mempersepsikan artis memang satu paket dengan yang kayak begituan. Sudah lumrah nyambi di ranah nge-blue. Ulala !

Beranjak dari isi benak sebagian dari kita yang terhenyak dan sebagian lagi yang tak terhenyak itu, mestinya VA bisa memetik pelajaran berharga dari peristiwa Hesty Klepek-klepek, misalnya.

Bagi kita yang tak terhenyak, mungkin akan memberi saran pada VA untuk tidak mengulangi kegegabahan Hesty yang pernah dibekuk Polda Lampung dalam kasus artis prostitusi online pada 19 Februari 2016 silam. “Ya, mestinya VA bisa lebih bermain cantik lagi. Main halus lah. Biar nggak terendus aparat.” Husss!

Tapi bagi kita yang terhenyak dengan perkara VA ini, tentu akan berucap prihatin kenapa VA tidak belajar dari pengalaman kelam Hesty yang saat digerebek polisi di kamar hotel di Bandarlampung itu, tengah dalam kondisi hamil muda.

Alih-alih dapat gepokan duit Rp 100 juta yang disebut-sebut sebagai tarifnya, Hesty malah mesti diinapkan di kantor polisi selama dua hari, meski kemudian dilepas karena diposisikan sebagai korban. Tapi yang jelas karir keartisannya tamat sampai di situ. “Makanya jangan mikir enaknya mulu Mbak Vanes, eh Mbak VA. Pikirin juga risikonya!”

Oh iya, selain berguru pada nasib buruk Hesty yang kemudian karirnya benar-benar klepek-klepek itu, VA juga mestinya bercermin pada seorang sarjana dari jurusan Fisika Nuklir sebuah universitas di Jerman yang kini mengais rezeki sebagai driver ojol (ojek online).

Kisah driver ojol yang sempat viral di medsos ini, boleh jadi diketahui pula oleh VA. Tapi nyatanya dia tidak bisa melihat nilai mulia dari kisah tersebut. Bagaimana perjuangan seorang pemuda pintar yang lebih memilih berpanas-panasan dan bersimbah keringat demi memperoleh rezeki halal untuk menyambung hidupnya.

Padahal sangat mungkin dia menikmati kesejahteraan sangat layak bila melamar ke perusahaan di negara lain, seperti kecenderungan yang ditempuh anak-anak pintar Indonesia lainnya yang kini banyak berkiprah di negeri orang.

Mungkin VA tidak peka dengan simbol-simbol kehidupan dan konsep mensyukuri hidup yang dianut si driver ojol tadi. Coba simak aja betapa luhurnya ucapan si pemuda pintar berjiwa ksatria ini.

“Saya pulang mau mengabdi pada negara, tapi di sini ternyata enggak ada lowongan kerja.”

Dan dia tetap di sini, di Tanah Airnya, meski pekerjaannya jauh dari urusan Fisika Nuklir. (*)

Komentar

Scroll Up